Periksa Kotoran Cegah Kanker Kolorektal

Kompas.com – Jangan anggap sepele munculnya bercak darah dalam feses saat buang air besar, demikian juga dengan perubahan pola konsistensi tinja dari keras menjadi encer yang diikuti dengan rasa sakit di perut. Boleh jadi ini merupakan gejala dari kanker kolorektal.

“Normalnya tidak boleh ada darah dalam tinja. Begitu ditemukan ada darah, kita harus waspada. Ingatkan dokter untuk melakukan pemeriksaan,” papar Dr.dr.Aru W Sudono, Sp.PD, KHOM, pakar kanker dari FKUI/RSCM Jakarta.

Meski sebagian besar pemeriksaan menunjukkan darah dalam tinja merupakan tanda hemoroid (wasir), namun tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan colok dubur. “Lebih baik waspada tapi terhindar dari kemoterapi yang mahal dan menguras fisik dan psikis,” kata dr.Aru.

Gejala kanker kolorektal antara lain perubahan kebiasaan pada buang air besar (BAB), yang meliputi frekuensi dan konsistensi tanpa sebab yang jelas dan berlangsung lebih dari enam minggu, terdapat darah dalam tinja, nyeri perut di bagian belakang, penurunan berat badan, dan rasa penuh meski sudah BAB.

Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mendiagnosis penyakit kanker ini adalah pemeriksaan klinis (riwayat penyakit dan pemeriksaan fisik), pemeriksan rektal dengan jari, serta pemeriksan laboratorium (memeriksa tinja) dan kolonoskopi.

Pemeriksaan kolonoskopi dilakukan dengan memasukkan pipa lentur yang dilengkapi kamera dan jarum biopsi ke dalam rektum untuk melihat selaput lendir usus besar. “Bagian yang mencurigakan, misalnya polip, akan diambil dan dibiopsi,” papar dr.Aru. Pengambilan polip akan mencegah kanker berkembang.

Menurut pengakuan dr.Aru, ia sendiri pernah melakukan pemeriksaan kolonoskopi dan ditemukan adanya polip. “Waktu itu diketahui kalau polip itu sudah tahap pra-kanker. Bila tidak ditemukan, mungkin dalam dua atau tiga tahun sudah berkembang jadi kanker,” ujarnya.

Kanker kolon merupakan penyakit yang perjalanannya lambat, karena itu masyarakat dianjurkan untuk melakukan deteksi dini, khususnya pada kelompok risiko tinggi, misalnya berusia lebih dari 50 tahun dan memiliki riwayat keluarga menderita kanker. “Di usia 50-an, biasanya mulai muncul tanda-tanda kanker,” jelas dr.Aru.

Bila kanker ditemukan dalam stadium satu, dalam lima tahun risiko pasien untuk bertahan hidup mencapai 90 persen. Sedangkan pada stadium lanjut (stadium 4), kemungkinan untuk hidup tinggal lima persen. “Kebanyakan pasien di Indonesia baru datang saat stadium tiga yang angka survivalnya sekitar 30-60 persen,” katanya.

24 Responses to “Periksa Kotoran Cegah Kanker Kolorektal”

  1. STEVE says:

    Medicamentspot.com. Canadian Health&Care.No prescription online pharmacy.Best quality drugs.Special Internet Prices. No prescription pills. Order drugs online

    Buy:Zithromax.Viagra Super Force.Soma.Cialis Super Active+.Cialis Soft Tabs.Viagra Professional.Viagra.Cialis Professional.VPXL.Viagra Soft Tabs.Tramadol.Propecia.Levitra.Maxaman.Super Active ED Pack.Viagra Super Active+.Cialis….

  2. CHARLIE says:

    CheapTabletsOnline.com. Canadian Health&Care.Best quality drugs.Special Internet Prices.No prescription online pharmacy. Low price drugs. Buy pills online

    Buy:Female Pink Viagra.Lasix.SleepWell.Aricept.Female Cialis.Buspar.Prozac.Advair.Cozaar.Zocor.Zetia.Nymphomax.Amoxicillin.Lipothin.Ventolin.Benicar.Acomplia.Wellbutrin SR.Seroquel.Lipitor….

  3. LARRY says:

    ..

    Buygeneric drugs…

  4. ALBERTO says:

    .

    Buywithout prescription…

  5. ERNEST says:

    .

    Buyno prescription…

  6. COREY says:

    ..

    Buygeneric meds…

  7. JESSIE says:

    Zyvox

    Buydrugs without prescription…

  8. SEAN says:

    Zyrtec

    Buydrugs without prescription…

  9. REX says:

    Zoloft

    Buygeneric drugs…

  10. CLINTON says:

    Zocor

    Buygeneric meds…

  11. DENNIS says:

    Voltaren

    Buyno prescription…

Leave a Reply

CAPTCHA Image
*